EKA PANCA PALA (Pecinta Alam SMA 15 Semarang)
Ditulis tanggal : 14 - 12 - 2010 | Pukul :
Manajemen Pendakian
Mendaki Gunung sekarang adalah salah satu hobi unik yang
banyak digemari banyak kalangan. Kegiatan mendaki gunung merupakan petualangan yang
menantang, kadang pula merupakan kegiatan yang sangat ekstrim buat seseorang.
Orang akan mempunyai perasaan puas tersendiri bila sampai di puncak gunung dan
melihat keindahan kawah gunung dari jarak dekat. Tetapi semua itu tidak akan
mudah didapatkan tanpa persiapan dan perhitungan yang matang.
Berikut tips mendaki gunung:
Pilih Barang yang Dapat Berfungsi Ganda
Dalam memilih barang yang akan dibawa pergi mendaki
gunung selalu cari alat/perlengkapan yang berfungsi ganda, tujuannya apalagi
kalau bukan untuk meringankan berat beban yang harus anda bawa. Contoh :
Nesting (tempat memasak untuk tentara), bisa digunakan untuk memasak juga untuk
tempat makan maupun menyimpan alat-alat mendaki. Alumunium foil, bisa untuk
pengganti piring, bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti, dan yang
penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di ransel.
Matras
Sebisa mungkin matras disimpan di dalam ransel jika akan pergi ke lokasi
yang hutannya lebat, atau jika akan membuka jalur pendakian baru. Banyak
pendaki gunung yang lebih senang mengikatkan matras di luar, memang
kelihatannya bagus tetapi jika sudah berada di jalur
pendakian, baru terasa bahwa metode ini mengakibatkan matras sering
nyangkut ke batang pohon dan semak tinggi, lagipula pada saat akan digunakan
matrasnya sudah kotor.
Kantung Plastik
Selalu siapkan kantung plastik/ trash bag di dalam
ransel anda, karena akan berguna sekali nanti misalnya untuk tempat sampah yang
harus anda bawa turun gunung, baju basah dan lain sebagainya. Dapat juga
berfungsi untuk lapisan anti air bagi ransel. Atau dapat juga dimanfaatkan
sebagai jas hujan saat darurat.
Gunakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir
barang-barang di dalam ransel anda (dapat dikelompokkan masing-masing pakaian,
makanan dan item lainnya), ini untuk mempermudah jika sewaktu-waktu anda ingin
memilih pakaian, makanan dsb.
Menyimpan Pakaian
Jika anda meragukan ransel yang anda gunakan kedap air atau
tidak, selalu bungkus pakaian anda di dalam kantung plastik, gunanya agar
pakaian tidak basah dan lembab.
Sebaiknya pakaian kotor dipisahkan dalam kantung tersendiri
dan tidak dicampur dengan pakaian bersih
Menyimpan Makanan
Sebaiknya makanan dikelompokkan sesuai ketahanan/ awetnya
makanan disimpan. Untuk makanan yang tidak terlalu tahan lama, sebaiknya
dibungkus dengan rapat atau di tempatkan memakai perlakuan khusus. Pilihlah
makanan yang bervariasi tetapi mudah dan cepat dalam penyajian. Untuk makanan
kaleng ada baiknya tidak terlalu banyak, karena selain berat kita juga harus
membawa turun lagi kalengnya setelah dikonsumsi, karena dapat menyebabkan
pencemaran lingkungan jika dibuang sembarangan.
Menyimpan Korek Api Batangan
Simpan korek api batangan anda di dalam bekas tempat film
(photo), agar korek api anda selalu kering.
Packing Barang / Menyusun Barang Di Ransel
Selalu simpan barang yang paling berat di posisi atas,
gunanya agar pada saat ransel digunakan, beban terberat berada di pundak anda
dan bukan di pinggang anda hingga memudahkan kaki melangkah saat pendakian
gunung maupun saat turun nantinya. Usahakan untuk selalu
mengingat-ingat dimana barang bawaan anda di tempatkan di dalam ransel, karena
ada kalanya kita akan mencari barang tersebut dengan penerangan yang tidak
memadai, jadi akan lebih cepat jika anda mengetahui dengan pasti dimana letak
barang yang anda cari tanpa melihatnya sekalipun. Akan lebih baik anda membawa
hal-hal yang menunjang selama perjalanan
dan jangan membawa barang yang tidak dibutuhkan selama anda mendaki, karena
selain tidak akan berguna juga memberatkan bekal bawaan di perjalanan.
Obat- obatan
Ada kalanya penting juga untuk membawa obat-obatan P3K, atau
obat-obat pribadi dalam kantung atau tempat yang mudah terjangkau, karena jika
kita mengalami keadaan yang darurat obat itu mudah untuk ditemukan semua orang.
Minuman beralkohol
Sebaiknya tidak dibawa. Sering kali orang ditempat dingin membutuhkan
minuman yang hangat, akan tetapi minuman beralkohol bukan pilihan yang tepat
disana. Oleh karena minuman tersebut dapat memicu pecahnya kapiler darah karena
terlalu cepatnya kapiler darah memuai dalam tubuh.
Manajemen Pendakian
Mendaki
Ada baiknya sebelum memulai pendakian,
Anda mencari informasi jalur dan angkutan serta info-info penting lainnya pada
para pendaki yang pernah berkunjung kesana, karena hal itu akan sangat berguna
untuk persiapan pendakian berkaitan dengan bujet (dana), alat dan perlengkapan
yang akan dibawa, transportasi apa yang memungkinkan dan paling cepat, berapa
lama anda akan menginap, serta makanan apa saja yang akan anda siapkan, berapa
banyak air yang harus dibawa, dll. Hal itu sangat penting mengingat kita akan
jauh dari fasilitas yang bisa kita dapatkan di perkotaan, sehingga jika terjadi
hal-hal yang di luar kendali kita, paling tidak kita ada persiapan sebelumnya.
Cahaya / Lampu
Benda ini sifatnya sangat vital, tetapi kadang kurang
diperhatikan. Ada baiknya kita membawa cadangan sumber cahaya di gunung. Bisa
memakai senter ataupun penerangan konvensional semacam lilin ataupun lampu
minyak. Hal ini dapat dipilih berdasarkan murah dan gampangnya bahan bakarnya
didapatkan. Hal lain yang musti menjadi perhatian adalah, jika mengunakan
penerangan berupa api harus mewaspadai keamanan dan tempatnya karena akan jadi
mimpi buruk jika kita tidak berhati-hati dalam menjaganya. Sediakan pula dop
dan baterai cadangan dan simpan di tempat yang mudah dijangkau, sehingga jika
dibutuhkan sewaktu-waktu dapat segera ditemukan. Ada baiknya baterai bekas di
bawa turun lagi, agar tidak menyebabkan polusi.
Jas Hujan
Perlengkapan satu ini mutlak dibawa walaupun tidak musim
hujan, karena perlengkapan ini mempunyai banyak fungsi di gunung. Selain
dipakai saat hujan tiba, jas hujan dapat juga digunakan sebagai tenda darurat
(bivoak), alas tidur darurat, atap darurat, selimut darurat, juga bisa dipakai
sebagai unsur penting tandu darurat. Jadi jangan sepelekan perlengkapan yang
satu ini.
Selamat Mendaki…… Sayangilah Hutan Kita……