Keyword
SELAMAT DATANG PESERTA DIDIK KELAS X TAHUN PELAJARAN 2017/ 2018.....TEKUN BELAJAR, BAIK DALAM SIKAP DAN PEDULI LINGKUNGAN
JUMAT, 24 NOVEMBER 2017
Artikel
Memanfaatkan Blog sebagai Media Pendidikan
Ditulis tanggal : 19 - 02 - 2016 | Pukul :

Seiring perkembangan zaman dan teknologi, mau tidak mau, para guru harus mengerti tentang dalamnya perkembangan zaman dan teknologi, terutama yang berhubungan dengan internet. Artinya, guru wajib tahu dan mengerti tentang bagaimana menggunakan internet itu sendiri. Memang tak bisa dipungkiri, kemajuan teknologi informasi komunikasi dewasa ini telah membawa arus besar di setiap lini kehidupan, bahkan membawa dampak besar dalam pola komunikasi dan hubungan antar individu, maupun antar kelompok. Akibatnya, batas-batas geografis menjadi mudah untuk diakses. Jarak dan waktu tidak lagi menjadi kendala bagi manusia. Karena beragam komunikasi dan pertukaran informasi bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun. Hingga seakan-akan dunia seperti dalam genggaman.
br> Munculnya internet, sebagai salah satu bagian dari perkembangan teknologi komunikasi, menjadikan informasi saat ini tidak hanya digunakan oleh segelintir individu saja, melainkan sudah semakin merata di masyarakat kita. Sepanjang memiliki akses internet, maka mereka akan bisa melahap informasi apapun yang diinginkan. Tidak sekadar itu, kini siapa pun bisa memproduksi informasi secara bebas, bahkan dengan leluasa bisa menyebarkan beberapa informasi tersebut ke masyarakat luas, tanpa ada batas yang membatasinya.

Blog untuk Media Pendidikan

Maka ketika melihat perkembangan zaman, lewat tumbuhnya internet yang kian mudah diakses dengan berbagai bantuan perangkat untuk menyambungkannya, sangat rugi bila kemudian tidak dimanfaatkan oleh kalangan guru. Mengingat yang mengajari dan membimbing anak-anak bangsa, dialah mereka para guru. Jadi sayang, jika kemudian mereka peserta didik, yang sekarang sudah banyak yang memahami dan lihai dalam mengoprasikan internet, kenapa guru malah sebaliknya.
Oleh karena itu, salah satu bentuk aktivitas yang melibatkan pemanfaatan internet yang kian berkembang saat ini adalah membuat dan menulis blog (blogging). Meski berbau menulis, memang itulah yang menjadi fokus tulisan yang penulis ingin sampaikan. Apalagi sekarang ini banyak lomba yang berhubungan dengan blog. Jadi ada perhatian penulis untuk menuju sana. Membincang kaitan blog sebagai media pendidikan, kalangan guru yang notabene sebagai salah satu agen perubahan-sesungguhnya dapat memanfaatkannya sebagai wahana untuk meningkatkan proses pembelajaran bagi para anak didiknya. Misalnya, lewat blog yang dimilikinya, seorang guru bisa menyajikan secara rutin berbagai materi/informasi bidang studi yang diajarkannya dalam bentuk teks, foto, animasi, grafis, video ataupun audio yang bisa diakses oleh para anak didiknya.
Bahkan, lewat blog itu pula, sang guru bisa membuka konsultasi dalam jaringan (on-line), tanya-jawab, diskusi dengan para anak didiknya, menyediakan lembar kerja/tugas bagi para peserta didik seputar bidang studi yang diasuhnya. Banyak manfaat yang bisa diperoleh lewat blog pendidikan seperti, membantu proses pembelajaran berlangsung bukan hanya di dalam kelas dan lantas berakhir saat jam pelajaran usai. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih luas, fleksibel, tidak kaku serta lebih menarik.
Dengan guru membuat blog, peserta didik akan bisa mencerna dan menyerap berbagai materi atau informasi yang disampaikan oleh guru dengan lebih menyeluruh sehingga pemahaman peserta didik akan suatu masalah boleh jadi akan lebih utuh. Dilain itu, dengan blog, tidak menutup kemungkinan para orangtua peserta didik akan ikut mengakses berbagai materi/informasi yang disajikan guru lewat blognya, sehingga akhirnya akan bisa menciptakan interaksi konstruktif antara guru dan orangtua peserta didik.
Manfaat yang tidak kalah pentingnya lagi adalah bahwa blog akan menantang guru untuk lebih sering menulis, berpikir kreatif dan disiplin. Ini pada gilirannya akan ikut berpengaruh kepada peningkatan pengembangan diri dan tingkat profesionalitas guru bersangkutan. Selain itu, blog juga melatih guru untuk mengembangkan tradisi e-teaching, sedangkan bagi peserta didik melatih untuk mengembangkan tradisi e-learning.

Didukung dan Didanai

Menyadari besarnya manfaat yang dapat dilahirkan dari sebuah blog. Maka, jangan ada lagi sekolah yang tidak mendukung gurunya untuk membuat dan memiliki sebuah blog. Bahkan bila semuanya setuju, danai setiap guru untuk mengembangkan blog. Tidak membatasi sekolah manapun itu.
Tetapi kalaupun tidak didanai, para guru lantas jangan bersedih hati. Karena bisa juga guru membuat blognya sendiri dengan memanfaatkan situs-situs internet yang menyediakan fasilitas blog tidak berbayar alias gratis semacam blogdrive.com, blogspot. com, tripod.com, wordpress. com dan sebagainya.
Jika yang terjadi saat ini, guru banyak yang membuat dan memiliki blog, maka peningkatkan proses pembelajaran dan kreativitas akan bisa tercipta. Dan pada gilirannya akan berimbas pada peningkatan mutu pendidikan di negeri ini. Terakhir, sebagai guru, penulis sudah mempraktekkan hal demikian. Dan hasilnya, peserta didik menanggapinya dengan antusias yang sangat tinggi, dan pastinya bermanfaat bagi semuanya.


NANANG QOSIM
Guru SMA Negeri 15 Semarang
Mapel Agama Islam

Copyright © 2014 : Qosim Institut - All Rights Reserved